Ramadan telah memasuki separuh akhir. Semakin berkurang waktu yang dapat Anda manfaatkan untuk melakukan aktivitas yang bermanfaat, seperti mengaji, mendengarkan ceramah, dan kegiatan keagamaan lainnya. Selain itu, ada juga berbagai aktivitas di luar ibadah yang dapat dilakukan tanpa mengurangi esensi puasa itu sendiri.
Bagi
para pekerja kantoran, bisa jadi aktivitas di luar dikurangi agar tidak
terpapar sinar matahari yang dapat menimbulkan rasa haus. Sedangkan bagi yang
bekerja dari rumah, Anda justru dapat lebih menggenjot semangat untuk lebih
produktif selama bulan puasa ini. Waktu pun berlalu tanpa terasa, hingga hampir
tiba saatnya berbuka puasa.
Yuk,
kita simak aktivitas bermanfaat yang dapat Anda lakukan di saat bulan Ramadan
berikut ini.
Bertilawah
atau Membaca Alquran
Anda
dapat melakukannya secara rutin setiap selesai menunaikan salat wajib atau
sunah. Bacalah Alquran sekaligus terjemahannya untuk memahami makna surat yang
telah dibaca. Tilawah dapat dilakukan secara berjamaah atau sendiri-sendiri.
Yang penting, dapat berkonsentrasi dan mengkaji makna surat yang dibaca,
sehingga dapat memetik hikmah serta pelajaran yang terkandung dalam Alquran
sebagai pedoman hidup umat muslim.
Berolahraga
Ringan
Aktivitas
ini dapat dilakukan selepas bertilawah atau membaca Alquran. Contoh berolahraga
ringan adalah berjalan kaki keliling perumahan atau olahraga lain sesuai
kemampuan, asalkan dapat merasakan tubuh tetap bugar selama berpuasa. Olahraga
seperti tenis meja, bulu tangkis, dan senam aerobik juga dapat menjadi
alternatif olahraga ringan yang dapat dilakukan saat bulan Ramadan.
Berkumpul
di Majelis Ceramah
Biasanya,
setiap usai salat Subuh berjamaah di masjid, langsung disambung dengan ceramah
yang biasa disebut kuliah subuh. Isinya bisa berupa kajian tentang fiqih atau
apa saja yang berkenaan dengan syariat Islam.
Selain
kuliah subuh, mendengarkan ceramah juga biasanya dilakukan menjelang azan
Magrib, yang biasa disebut kultum atau kuliah tujuh menit. Ceramah ini
berdurasi pendek, sebagian pengisi waktu luang sembari menunggu azan
berkumandang.
Bersilaturahmi
dengan sesama
Mengunjungi
sanak saudara, teman, atau relasi di bulan Ramadan dapat menjadi alternatif
aktivitas yang memberi manfaat. Bukankah bersilaturahmi dapat memanjangkan usia
dan meluaskan rezeki? Jadi, mengapa tidak kita lakukan sekarang juga, mumpung
ini adalah bulan suci penuh berkah dan keampunan-Nya.
Bersedekah
Sesuai Kemampuan
Mengeluarkan
sebagian dari harta yang dititipkan oleh-Nya, lalu dibelanjakan dengan cara
bersedekah adalah salah satu jalan melapangkan pintu rezeki yang halal
dari-Nya. Bersedekah juga bermakna menyucikan harta yang kita peroleh agar
senantiasa bermanfaat bagi keluarga dan orang lain.
Berdiskusi
dalam Rangka Mengkaji Ilmu
Di
saat bulan Ramadan, biasanya kita akan memiliki banyak waktu luang dibandingkan
hari biasanya. Sebaiknya, kekosongan waktu itu diisi dengan diskusi dalam
rangka mengkaji ilmu yang bermanfaat. Misalnya, berdiskusi memecahkan masalah
yang tengah dihadapi oleh masyarakat akhir-akhir ini dan bersama-sama membuat
kesepakatan untuk memberikan solusi. Bagaimana pun, suatu masalah harus
didiskusikan bersama, karena pemikiran banyak orang jauh lebih baik daripada
menjadi beban segelintir orang saja.
Bershalawat
dalam Setiap Aktivitas
Anda
dapat membangun kebiasaan baru dalam keluarga dengan mengajak anak-anak untuk
bershalawat di setiap aktivitasnya. Selain mengisi hati dengan selalu mengingat
Rasulullah SAW dan mendoakannya, shalawata juga dapat menumbuhkan rasa cinta
kepada Rasulullah.
Selain
ketujuh aktivitas di atas, masih banyak aktivitas lain yang dapat Anda lakukan
dan ciptakan sendiri. Misalnya, bercerita tentang sejarah Islam dan kisah
perjuangan Rasulullah Saw dan para sahabat kepada anak-anak dalam rangka
mengenalkan ilmu agama.
Penulis: Zakia Hasna

0 Komentar