Di
Indonesia sendiri bulan Ramadhan menjadi sangat istimewa, karena seluruh
masyarakat Indonesia menyambut nya dengan penuh kehangatan, kebahagiaan dan
banyak nya kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan di bulan Ramadhan.
Bisa
dikatakan bahwa bulan Ramadhan ini merupakan bulan berbagi. Karena pada bulan
ini seluruh umat Islam berlomba-lomba mencari pahala ataupun rindo Allah SWT
salah satu nya adalah saling berbagi. Dimana orang-orang berbondong-bondong
untuk menolong saudara yang kurang mampu, memberikan makanan ataupun sembako
untuk kebutuhan bahkan berbagi takjil sudah ramai di lakukan oleh anak-anak
muda yang bisa menjadi ladang pahala. Maka sudah sepantasnya kesempatan
tersebut tidak terlewatkan.
Ibadah
puasa menimbulkan tenggang rasa, empati dan dapat merasakan bagaimana rasanya
lapar dan haus, hal itulah yag memberikan dorongan untuk berbagi makan pada orang yang lapar,
Puasa dapat menumbuhkan rasa empati kepada orang yang membutuhkan.
“Sedekah
paling utama adalah sedekah di bulan Ramadhan.”
(HR At-Turmudzi dari Anas).
Bersedekah,
juga merupakan satu sikap kedermawanan yang sekaligus menjadi sifat yang
disukai Allah SWT.
“Sesungguhnya
Allah SWT itu Maha memberi, Ia mencintai kedermawanan serta akhlak yang mulia,
Ia membenci akhlak yang buruk.” (HR. Al
Baihaqi). Oleh karena itu, dianjurkan untuk bersedekah walaupun jumlahnya
sedikit.
Adapun
Keutamaan bersedekah dibulan Ramadhan, yaitu:
1.
Sedekah dapat menjadi penggugur dosa
Diampunya
dosa dengan sebab sedekah di sini tentu saja harus disertai taubat atas dosa
yang dilakukan. Tidak sebagaimana yang dilakukan sebagian orang yang sengaja
bermaksiat, seperti korupsi, memakan riba, mencuri, berbuat curang, mengambil
harta anak yatim, dan sebelum melakukan hal-hal ini ia sudah merencanakan untuk
bersedekah setelahnya agar 'impas' tidak ada dosa.
2.
Dibebaskan dari siksa kubur
setiap
Muslim yang memberikan sedekah, dapat dibebaskan dari siksa kubur. Rasulullah
Nabi Muhammad SAW pernah: “Sedekah akan
memadamkan api siksaan di dalam kubur.”
(HR.Thabrani).
3.
Dijauhkan dari api neraka
Semakin
banyak sedekah, semakin jauh kita api neraka. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa
sallam pernah berlibur: “Jauhilah api
neraka, walau hanya dengan bersedekah sebiji kurma. Jika kamu tidak punya, maka
bisa dengan kalimah thayyibah.” (HR. Al
Bukhari dan Muslim).
4.
Kelapangan dada dan hati yang bahagia
Orang
yang bersedekah akan mendapatkan kelapangan dada dan hati yang bahagia. Hal ini
diumpamakan oleh Rasulullah SAW sebagai berikut: “Perumpamaan orang yang pelit dengan orang
yang bersedekah seperti dua orang yang memiliki baju besi, yang bila dipakai
menutupi dada hingga selangkangannya. Orang yang bersedekah, dikarenakan
sedekahnya ia merasa bajunya lapang dan longgar di kulitnya. Sampai-sampai
ujung jarinya tidak terlihat dan baju besinya tidak meninggalkan bekas pada
kulitnya. Sedangkan orang yang pelit, dikarenakan pelitnya ia merasakan setiap
lingkar baju besinya merekat erat di kulitnya. Ia berusaha melonggarkannya
namun tidak bisa.” (HR.Bukhari).
5.
Pahala nya dilipat gandakan
Allah
SWT akan melipatgandakan pahala orang yang bersedekah tersebut. Allah SWT
berfirman:
إِنَّ
الْمُصَّدِّقِينَ وَالْمُصَّدِّقَاتِ وَأَقْرَضُوا اللَّـهَ قَرْضًا حَسَنًا
يُضَاعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ أَجْرٌ كَرِيمٌ
“Sesungguhnya
orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan
kepada Allah dengan pinjaman yang baik, akan dilipatgandakan (balasannya) bagi
mereka; dan mereka akan mendapat pahala yang mulia..” (QS. al-Hadid ayat 18).
Penulis: Dewi Iraika

0 Komentar